By February 3, 2014 0 Comments Read More →

APPLIED NOISE CONTROL AT WORKPLACE

APPLIED NOISE CONTROL AT WORKPLACE
(Penerapan Pengendalian Bising Terpadu di Tempat Kerja)
–  Membahas masalah kebisingan di tempat kerja dan langkah-langkah pengendaliannya

Yogyakarta | 18 – 20 Februari 2014 | Rp 5.500.000,- /participant
Yogyakarta | 11 – 13 Maret 2014 | Rp 5.500.000,- /participant
Yogyakarta | 8  – 10 April 2014 | Rp 5.500.000,- /participant
Yogyakarta | 6 – 8 Mei 2014 | Rp 5.500.000,- /participant
Yogyakarta | 3 – 5 Juni 2014 | Rp 5.500.000,- /participant
Yogyakarta | 15 – 17 Juli 2014 | Rp 5.500.000,- /participant

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …
 

DESKRIPSI

Salah satu kemungkinan penyebab kerusakan pendengaran pada pekerja adalah tingkat eksposur kebisingan yang melampaui batas tingkat tekanan suara atau batas prosentasi yang diperbolehkan untuk kapasitas pendengaran manusia dan lamanya durasi kebisingan tersebut bagi telinga manusia. Para pekerja industri, terutama yang terlibat langsung dalam proses produksi rentan menerima paparan kebisingan di lingkungan sehari-hari mereka bekerja, yang beresiko mengalami kerusakan pendengaran baik dalam bentuk pergeseran ambang sementara (temporary threshold shift) atau permanen (permanent threshold shift). Oleh karena itu, pihak perusahaan harus concern terhadap hal ini dengan membuat program profesional manajemen kontrol kebisingan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para pekerja.

Dalam kaitannya dengan unsur K3 di perusahaan berdasarkan PP No 3 1975, batas tingkat kebisingan Leq 85 dBA paparan selama 8 jam kerja sehari diperlukan untuk tempat kerja. Sebaliknya, batas Leq dari 90 dBA tingkat kebisingan stabil selama 8 jam hari kerja ditentukan dalam peraturan OSHA (1974) untuk kebisingan kerja. Tingginya tingkat kebisingan akan mengurangi waktu yang diperbolehkan bagi para pekerja yang terlibat langsung di proses produksi, sehingga sebuah kontrol terhadap kebisingan ini harus dapat di-manage dengan baik. Ketika karyawan terkena paparan kebisingan melebihi batas yang tercantum dalam peraturan OSHA, APD, khususnya alat pelindung telinga, seperti, earplug atau earmuff, harus disediakan. Melalui pelatihan ini, akan dibahas lebih dalam mengenai masalah kebisingan di tempat kerja dan langkah-langkah efektif untuk pengendaliannya.

 

TUJUAN

Tujuan dari diselenggarakannya pelatihan ini adalah:

  • Meningkatkan pengetahuan tentang aspek fisis kebisingan ditempat kerja.
  • Meningkatkan pengetahuan tentang tanggapan manusia terhadap kebisingan ditempat kerja.
  • Peserta dapat mengetahui penyebab kebisingan ditempat kerja dan efek kebisingan tersebut terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.
  • Meningkatkan kemampuan peserta untuk melakukan pengukuran kebisingan dan melakukan teknis analisis yang tepat.
  • Meningkatkan pengetahuan peserta tentang kriteria dan peraturan kebisingan di tempat kerja yang berlaku di Indonesia dan Negara lain.
  • Meningkatkan pengetahuan dalam menyusun program kerja pengendalian kebisingan di unit kerja nya yang terintegrasi dengan program kerja operasional perusahaan/ pabrik baik pada saat normal operasi, start up dan shut down.
  • Mempelajari bagaimana merancang, memantau, dan menerapkan sistem manajemen yang tepat, meminimalisir terjadinya kecelakaan yang terhadap pekerja dari paparan kebisingan di industry, dan teknik kontrol pelaksanaan dalam industry.

 

MATERI

  1. Dasar akustik I :
    • Gelombang suara
    • Nilai RMS
    • Skala  Decibel ( dBLin, dBA, dBHL.)
    • Penyebaran suara didalam dan diluar ruangan
    • Bunyi yang timbul di udara dan di struktur bangunan
    • Kriteria bising
  2. Karakteristik akustik telinga manusia.
    • Mekanisme pendengaran
    • Karateristik akustik pendenagaran manusia
    • Pengaruh bising pada pendengaran
    • Perlindungan pendengaran di Industri
  3. Sumber kebisingan dalam Industri.
    • Karateristik sumber bising
    • Beberapa tipe sumber bising : fan, jet & turbine, pipe, pump, furnace, electrical equipment.
  4. Pengukuran dan analisis frekuensi suara
    • Dasar pengukuran dan analisa
    • Metodologi pengukuran.
    • Sound level meter
    • Microphone
    • Time varying noise dan spectrum analysis
    • Noise dosimeter
    • Intensity meter
    • Monitoring kebisingan
    • Bising ditempat kerja
  5. Telinga manusia dan penurunan kemampuan pendengaran
    • Prinsip dasar tes audiometry
    • Peralatan tes audiometry
    • Hasil analisa tes audiometry
    • Audiometery pada  konservasi pendengaran
  6. Pengaruh kebisingan pada manusia
    • Annoyance Levels
    • Noise Induced Hearing Loss
    • Noise Dose Calculation
  1. Teknik mengendalikan kebisingan di tempat kerja
    • Perencanaan program pengendalian kebisingan
    • Konsep pemecahan masalah kebisingan
    • Pengendalian kebisingan melalui pencanaan dan pemeliharaan
    • Mengendalikan kebisingan melalui Traetment Room
    • Contoh penerapan program pengendalian bising terpadu di tempat kerja: peredam suara, muffler, dan attenuators
  2. Manajemen Pengendalian Kebisingan
  • Perencanaan dan pendekatan
  • Survei Kebisingan dan inspeksi visual
  • Prosedur dan pedoman mencegah kebisingan
  • Program konservasi
  • Penetapan standar-standar & peraturan yang berkenaan dengan pengendalian kebisingan
  1. Practical
  • Isolasi
  • Pengukuran Kebisingan dan analisis frekuensi
  • Batas-batas/dosis kebisingan

PESERTA

Pelatihan ini disarankan untuk diikuti oleh:

  • Manager K3 / staf
  • Inspektur LK3
  • HSE Manager/ Engineer/ Supervisor
  • Plant Manager
  • Maintenance Manager/ Engineer / Superintendent
  • Process facility manager/ Engineer
  • Field manager/ engineer
  • Pihak lain yang berminat

 

METODE

  • Lecturing
  • Diskusi Interactive
  • Studi Kasus
  • Practise
  • Evaluasi

 

INSTRUKTUR

Ir. Teguh Pudji Purwanto, MT & Team

  • Instruktur merupakan pakar di bidang Mechanical & Electrical Enginering dengan spesifikasi keahlian di bidang Getaran, Teknik Kendali, & Maintenance Management. Background pendidikan S1 dan S2 dari Universitas Gadjah mada Yogyakarta dan saat ini berprofesi sebagai dosen senior di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
  • Aktif sebagai pembicara dan narasumber di di berbagai training, seminar dan workshop pada perusahaan-perusahaan asing dan BUMN untuk reguler training dan in-house training, khususnya untuk training-training yang berkaitan dengan maintenance management.

 

 

 

WAKTU & TEMPAT

  • Batch 1 : 21 – 23 Januari 2014
  • Batch 2 : 18 – 20 Februari 2014
  • Batch 3 : 11 – 13 Maret 2014
  • Batch 4 : 8  – 10 April 2014
  • Batch 5 : 6 – 8 Mei 2014
  • Batch 6 : 3 – 5 Juni 2014
  • Batch 7 : 15 – 17 Juli 2014
  • Batch 8 : 19 – 21 Agustus 2014
  • Batch 9 : 2 – 4 September 2014
  • Batch 10 : 14 – 16 Oktober 2014
  • Batch 11 : 25 – 27 November 2014
  • Batch 12 : 22 – 24 Desember 2014
  • 08.00 – 16.00 WIB
  • Ibis Malioboro Hotel Yogyakarta ; Jambuluwuk Malioboro Hotel Yogyakarta ; Horizon Hotel Yogyakarta ; Phoenix Hotel Yogyakarta

In House Training : Depend on request

 

BIAYA

Rp 5.500.000,- /participant (non residensial)*

Special Rate:

Rp 5.000.000,- (min 4 participants from the same company)

 

FASILITAS

  • Meeting Room di Hotel
  • Module/Materi (hard & soft copy)
  • Training Kit
  • Coffe Break & Lunch
  • Souvenir
  • Sertifikat
  • Airport pick up services
  • Transportation during training

 

 

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Y!GG
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • YahooBuzz

About the Author:

Post a Comment

Switch to our mobile site