MANAJEMEN KRISIS

MANAJEMEN KRISIS

Convention Hotel, Yogyakarta | 21 – 22 Oktober 2014 | Rp.6.000.000,-
Convention Hotel, Yogyakarta | 25 – 27 November 2014 | Rp.6.000.000,-
Convention Hotel, Yogyakarta | 24 – 26 Desember 2014 | Rp.6.000.000,-





PENGANTAR

Krisis dapat terjadi karena isu ataupun kejadian. Kejadian yang menimpa perusahaan atau suatu oprganisasi dapat berupa bencana alam maupun karena ulah manusia. Manusia disini bisa berupa konsumen, pemasok ataupun manajemen dan staff sering juga kerena ulah pimpinan. Sering juga kejadian kecelakaan menimpa pabrik, transportasi ataupun industri. Perusahaan airlines sadar sekali akan kesiapan menghadapi krisis karena kecelakaan pesawat udara, ataupun menghadapi klaim dan keluhan konsumen. Tidak ada satupun perusahaan atau organisasi baik komersial maupun yang nir laba dapat berkata bahwa mereka bebas dari kemungkinan terjadi krisis. Kata kunci bagi manajemen perusahaan/organisasi adalah: siap, siap dan sekali lagi siap mengahadapi krisis.
Menyiapkan platform gugus kendali krisis
Apa yang harus diprioritaskan? Bagaimana melaporkan dan mengajak pimpinan perusahaan/organisasi menyiapkan platform gugus kendali krisis? Siapa yang harus duduk dalam tim manajemen krisis? Siapa yang harus menjadi juru bicara, apa yang boleh dan tidak boleh dikatakan (Do and Don’ts)? Siapa yang harus meningkatkan mitra kerja dengan media sehingga media relations berjalan lancar dan menguntungkan? Tindakan bagaimana menyiapkan news release atau siaran pers yang efektif, menuliskan kata-kata kunci dan menulisnya sehingga berita yang disampaikan berimbang? Siapa yang harus hadir dan kapan harus mengadakan konperensi pers, dimana, bagaimana menyiapkan suatu crisis center? Siapa yang menyiapkan dan meng-up-date FAQ (Frequently Asked Questions)? Bagaimana follow-up selanjutnya, evaluasinya dan monitoringnya?
Panduan dan pelatihan dalam seminar ini akan menuntun praktisi public relations, akademisi dan mereka yang ingin memperdalam dan mengetahui bagaimana mengelola komunikasi dengan benar, tepat dan cepat jika menghadapi masalah yang dapat berlanjut menjadi krisis. Tugas utama terletak di bahu para pakar dan praktisi kehumasan, tetapi dalam krisis, tidak ada satu-pun jajaran manajemen yang tidak harus ikut bertanggung jawab dan tidak mau ikut menyelesaikannya. Pengetahuan manajemen krisis public relations untuk mengkomunikasikan fakta kebenaran, secara akurat dan cepat merupakan tuntutan stakeholders dan seluruh masyarakat.



MATERI TRAINING MANAJEMEN KRISIS

  1. Beberapa definisi Krisis. Isu yang dapat menjadi Krisis. Mengapa perlu Ilmu Manajemen Isu, Manjemen Risiko dan Mananjemen Krisis?
  2. Manajemen Public Relations dan Media Relations; sebagai fundamental Manajemen Krisis
  3. Menghadapi dan mengendalikan isu, siap menghadapi krisis.
  4. Identifikasi dan analisis krisis.
  5. Strategi menghadapi krisis. Bentuk tim krisis. Siapkan data dan prosedur. Bentuk Communication Policy Maker dan Monitoring Report.
  6. Tactical Crisis Program. Hidupkan on-line communication. Siapkan Press Release dan Press Conference
  7. Bagaimana menghadapi Media Interview. Good news is No News!
  8. Antisipasi apa yang mustahil terjadi. Siapkan program Damage Control.
  9. Studi Kasus



INSTRUCTOR

Oleh Syafarudin Alwi



TRAINING METHOD

  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Evaluation



FACILITY

  • Training Kit
  • Handout
  • Certificate
  • Lunch + 2 X Coffee Break
  • Souvenir



TIME AND PLACE

  • 21 – 22 Oktober 2014
  • 25 – 27 November 2014
  • 24 – 26 Desember 2014
  • Convention Hotel, Yogyakarta



TRAINING FEE

Rp.6.000.000,- / peserta / non recidential

 

 

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
  14. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days