ONSHORE DRILLING SAFETY OPERATIONS/HSE ASPECTS IN ONSHORE DRILLING OPERATIONS

ONSHORE DRILLING SAFETY OPERATIONS/HSE ASPECTS IN ONSHORE DRILLING OPERATIONS

Bandung | 08 – 11 July 2014 | Rp 8.500.000
Bandung | 17 – 22 August 2014 | Rp 8.500.000 
Bandung | 15 – 18 September 2014 | Rp 8.500.000 
Bandung | 14 – 17 October 2014 | Rp 8.500.000

Jadwal Training 2014 Selanjutnya …

 

 


INTRODUCTION :

Operasi pemboran didarat (onshore) banyak sekali mengandung bahaya dan risiko, baik terhadap kesehatan (Health), keselamatan kerja (Safety) dan lingkungan (Environment) atau K3L / HSE, dimana yang akan terkena dampak  bahaya dan risiko tersebut adalah tenaga kerja / manusia (People), perlengkapan / peralatan {Equipment / Tools), bahan-bahan (Materials) dan lingkungan hidup disekitar operasi pemboran darat. Standar K3L / HSE yang tinggi dalam operasi pemboran akan tercapai bila tenaga kerja / karyawannya terlatih, baik dalam masalah operasi pemboran maupun dalam aspek-aspek K3L / HSE. Selain itu yang tidak kalah pentingnya tentu saja perlengkapan / peralatan yang dipakai harus memenuhi standar operasi yang dirancang dan disusun dengan baik, dioperasikan dengan program pemboran yang memperhatikan aspek-aspek engineering / rekayasa yang baik pula. Faktor utama dalam operasi pemboran yang sehat (drilling safety), aman dan bersahabat dengan lingkungan adalah perencanaan yang tepat dan komunikasi yang baik antar karyawan mulai dari Rig Manager sampai dengan Roustabout dan pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam operasi pemboran.



TRAINING OBJECTIVES :

Setelah mengikuti training drilling safety ini, maka peserta training diharapkan dapat :

  1. Mengetahui, mengerti dan melaksanakan Undang-Undang, Peraturan-Peraturan dan Prosedur-Prosedur dari Pemerintah Republik Indonesia tentang K3L / HSE yang ada kaitannya dengan operasi pemboran didarat maupun K3L / HSE secara umum dalam Eksplorasi dan Produksi (EP) minyak , gas bumi dan panas bumi.
  2. Merencanakan (Planning), mengorganisir (Organizing), melaksanakan (Actuating) dan mengendalikan (Controlling) operasi pemboran didarat agar lancar, sehat, aman / selamat sehingga tidak mengakibatkan terhentinya / terganggunya operasi pemboran, tidak mengakibatkan penyakit akibat kerja, tidak menimbulkan kecelakaan, kebakaran dan pencemaran lingkungan.



OUTLINE TRAINING DRILLING SAFETY OPERATIONS:

  1. Pengenalan tentang Undang-Undang / Peraturan-Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang terkait dengan Operasi Pemboran Minyak & Gas Bumi serta Panas Bumi didarat, antara lain :
    • a.    Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
    • b.    Mijn Politie Reglement / Peraturan Kepolisian Pertambangan Lembaran Negara 1930 No. 341
    • c.    Pedoman-Pedoman Pelaksanaan Operasi Pemboran Darat dari Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi (MIGAS)
    • d.    Undang-Undang & Peraturan-Peraturan lainnya yang terkait operasi pemboran migas dan panas bumi.
  2. Pengenalan tentang Manajemen Pengendalian Rugi (Loss Control Management)
  3. Alat-Alat Pelindung Diri Pada Operasi Pemboran Didarat
  4. Aspek-Aspek K3L / HSE Pada Penyiapan Lokasi Pemboran Didarat
  5. Aspek-Aspek Safety Pada Peralatan Pemboran Didarat yang meliputi antara lain :
    • a.    Hoisting System (Derrick / Mast, Substructure, Rig Floor, Drawworks, Crown Block, Traveling Block, Hook, Elevators, Drilling Line)
    • b.    Rotating System (Rotary Table, Master Bushing, Kelly Bushing, Rotary Slips, Make-Up & Break-Out Tongs, Swivel, Kelly, Kelly Saver Sub, Drill Pipe, Drill Collar, Specialized Down Hole Tools, Bit)
    • c.    Circulating System (Drilling Fluid / Mud, Mud House, Steel Mud Pits /Tanks, Mixing Hopper, Chemical Mixing Barrel, Bulk Mud Storage Bins, Water Tank, Reserve Pits, Discharge & Return Lines, Stangpd Pipe, Rotary Hose, Mud Pumps, Special Pumps & Agitators, Settling Tanks, Mud-Gas Separator, Shale-Shaker, Degasser, Desander, Desilter)
    • d.    Blowout Prevention System (Accumulator, BOP Stack, Choke Manifold, Kill Line)
    • e.    Power System (Prime Movers, Power Transmission System
    • f.    Support Equipment seperti Crane, Dozer, Forklift, Backhoe, Excavator, Vacuum Truck dan Alat-Alat Transport  lainnya
  6. Audit / Inpeksi K3L atau HSE  Pada Operasi Pemboran Didarat
  7. Sistem Izin Kerja (Permit to Work System) Pada Operasi Pemboran Didarat
  8. Pencegahan, Pemadaman dan Pengendalian Kebakaran Pada Operasi Pemboran Didarat
  9. Review Kecelakaan-Kecelakaan Nyata (Blowout, Kebakaran, dll) Pada Operasi Pemboran Didarat
  10. Penanganan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya Dalam Operasi Pemboran Didarat
  11. Studi-Studi Kasus Menganalisa Hasil-Hasil Inspeksi Peralatan Pemboran Didarat



WHO SHOULD ATTEND?

Toolpusher, Rig Supervisor, Rig Superintendent, Rig Manager, Drilling Engineer, HSE Manager/Superintendent/Supervisor/Officer & pihak2 lain yang berkaitan dengan operasi rig pemboran/ perawatan sumur (Work Over & Well Service) didarat.



INSTRUKTUR TRAINING DRILLING SAFETY OPERATIONS

Ir. Didi Sugandi Bc. M

Ir. Didi Sugandi Bc. M
Pendidikan formal AKAMIGAS Cepu (Bc.M) dan Sarjana Teknik Perminyakan (Ir.) UPN Veteran Yogyakarta. Pengalaman kerja 38 tahun (Stanvac Pendopo, VICO Kaltim, Karaha Bodas Company, JOB Pertamina-Gulf Jambi, Sucofindo, Surveyor Indonesia, dll), dimana17 tahun diantaranya di Departemen HSE / K3L  mulai sebagai Safety Supervisor sampai dengan Senior Manager HSE dimana selama di Departemen HSE sering ikut aktif dalam memonitor, inpeksi dan audit HSE / K3L Operasi Rig Pemboran & WO/WS didarat, Jabatan sekarang adalah sebagai Konsultan / Koordinator Audit K3L /HSE Management System  of  Onshore Drilling & WO/WS Rig Operations.


VENUE : 

 Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

 

TRAINING DURATION :

4 days

 

TRAINING TIME :  

  1. 17 – 20 March 2014
  2. 14 – 17 April 2014
  3. 12 – 15 May 2014
  4. 16 – 19 June 2014
  5. 8 – 11 July 2014
  6. 17 – 22 August 2014
  7. 15 – 18 September 2014
  8. 14 – 17 October 2014
  9. 17 – 20 November 2014
  10. 9 – 12 December 2014

 

INVESTATION PRICE/PERSON :

  1. Rp 8.500.000/person (full fare)  or
  2. Rp 8.250.000/person (early bird, payment 1 week before training)  or
  3. Rp 7.950.000/person (if there are 3 or more participants from the same company)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Training CD contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
  6. Bag or backpackers
  7. Training Photo
  8. Training room with full AC facilities and multimedia
  9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. Qualified instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Y!GG
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • YahooBuzz

About the Author:

Post a Comment