By June 22, 2012 0 Comments Read More →

KIAT DAN STRATEGI PENYUSUNAN HPS DAN TATACARA PENETAPAN PEMENANG LELANG DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA YANG AMAN DAN BENAR TERHINDAR DARI TINDAK PIDANA KORUPSI

KIAT DAN STRATEGI PENYUSUNAN HPS DAN TATACARA PENETAPAN PEMENANG LELANG DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA YANG AMAN DAN BENAR TERHINDAR DARI TINDAK PIDANA KORUPSI
Yogyakarta | 24-26 September 2012 | Rp.5.000.000 per peserta

 

Description

   Pengelolaan pengadaan barang dan jasa atau Procurement Management merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami bagi sebuah perusahaan. Prosedur pengadaan barang dan jasa melibatkan beberapa pihak dalam proses pelaksanaannya, dalam hal ini adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pengguna barang dan atau jasa, perusahaan lain sebagai penyedia barang dan atau jasa serta pejabat dan panitia pengadaan. Seluruhnya memiliki kewajiban untuk memenuhi beberapa prosedur pengadaan barang dan atau jasa berlandaskan Keppres Nomor 80 Tahun 2003 dan Permen BUMN No 05 tahun 2008.

Berdasarkan penelitian, industri manufaktur rata-rata menghabiskan lebih dari 65% cost of good manufactured nya untuk biaya material. Peningkatan efisiensi dan efektifitas di sektor material akan sangat mempengaruhi biaya produksi perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan competitive advantage perusahaan di era globalisasi yang semakin mendekat. Di era globalisasi ini masalah Quality, cost dan delivery dari material yang digunakan akan terasa semakin penting.

Tahapan-tahapan pengadaan barang/jasa yang dimaksud dalam Keppres tersebut adalah tahap persiapan pengadaan barang/jasa mulai dari perencanaan pengadaan barang/jasa, pembentukan panitia pengadaan, penetapan sistem pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan penyedia barang/jasa, penyusunan jadwal pelaksanaan pengadaan, penyusunan harga perhitungan sendiri, penyusunan dokumen pengadaan barang/jasa; proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemborongan/jasa lain yang memerlukan penyediaan barang/jasa; pelaksanaan jasa konsultasi; penyusunan dan Pelaksanaan kontrak swakelola; pendayagunaan produksi dalam negeri dengan dana dalam negeri atau menggunakan dana pinjaman dari luar negeri serta penilaian kwalifikasi.

Prosedur pelaksanaan pengadaan pembelian barang dan atau jasa tidak selalu berjalan dengan lancar karena adanya hambatan-hambatan seperti keterlambatan pelaksanaan pekerjaan (wanprestasi), keadaan kahar/force majeur. Keadaan kahar antara lain peperangan, kerusuhan, revolusi, bencana alam, pemogokan, kebakaran. Proses pengadaan barang/jasa bisa juga terhambat karena adanya masalah internal seperti penggantian direksi/pengurus BUMN, juga yang tidak kalah urgent-nya adalah masalah tindak pidana kurupsi (Tipikor) yang biasanya menyertai proses-proses pelelangan terutama pada proses penunjukan langsung dan pemenangan lelang.

Objectives

Dengan mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami prodesur dan implementasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa  di perusahaan
  2. Mengetahui sejauh mana Procurement dapat di jalankan di perusahaan
  3. Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan Procurement di perusahaan
  4. Meningkatkan pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
  5. Meningkatkan pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
  6. Meningkatkan upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
  7. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.

 

Course Content

  1. Prosedur Dan tatacara proses pelelangan yang aman dan benar, dari prakualifikasi sampai pada pemenangan leleng.
  2. Bentuk-bentuk kecurangan dalam proses pemenangan lelang dan kiat-kiat menanggulangi kecuragan secara aman dan benar dari tindak pidana kurupsi (Tipikor)
  3. Studi kasus pelaksanaan tata cara penetapan pemenangan lelang yang aman dan benar dari tindak pidana korupsi.
  4. Kiat-kiat pengambilan keputusan dalam pemenangan lelang dan penunjukan langsung (tanpa mekanisme lelang) secara obyektif dan menguntungkan dari segi biaya, waktu , dan mutu.
  5. Pemahaman tentang landasan hokum dalam penyusunan HPS(berdasarkan Keppres No.80/2003 tentang tatacara pengadaan barang dan jasa pemerintah, dan Permen No.05/2008 tentang tatacara pengadaan barang dan jasa BUMN)
  6. Pemahaman tentang tujuan, kualifikasi, perlakuan dan fungsi penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) yang aman dan benar sehingga ada persamaan persepsi antara pengguna barang/jasa dengan aparat fungsional (BKP, BPKP, ITJEN, BAWASDA)
  7. Bentuk-bentuk kecurangan dalam penyusunan HPS serta kiat-kiat dalam menanggulangi kecurangan secara aman dan benar dari tindak pidana korupsi (Tipikor)
  8. Prosedur dan tatacara yang aman dan benar dalam penyusunan/pembuatan serta penetapan HPS, agar tercapai barang yang bagus dan berkualitas.

Who Should Attend

departemen setingkat pelaksana, khususnya dari departemen pengadaan barang dan atau jasa.

 

 

Istructor

Patisina, ST., MT

 

Time & Venue

  • 2-4 Juli  2012
  • 9-11 Juli 2012
  • 27-29 Agustus 2012
  • 3-5 September 2012
  • 10-12 September 2012
  • 17-19 September 2012
  • 24-26 September 2012
  • Hotel Melia/IBIS/Jambuluwuk/ atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan melalui undangan seminar.
  • Time : 08.00 – 16.00 WIB



Course Fee

  • Rp. 5.000.000 per peserta (Non Residensial)
  • Jumlah peserta minimal untuk pelaksanaan di bandung  5 (lima) orang, sesuai konfirmasi yang kami terima seminggu sebelum pelaksanaan. Dalam hal jumlah peserta kurang dari ketentuan minimal tersebut maka keputusan pelaksanaannya dapat dibicarakan kedua belah pihak untuk mendapatkan solusi terbaik.
  •  Pendaftaran peserta minimal 3 peserta  dari  perusahaan yang sama, akan mendapatkan discount 10,5% per peserta

Facilities

  • ·Module / Handout
  • ·CD  softcopy Materi
  • Sertifikat
  • Bag or bagpackers
  • Training Kit
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch
  • Souvenir
  • Airport pickup service ( hanya untuk Jogja)
  • Training room full AC and Multimedia

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
  • Y!GG
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • YahooBuzz

About the Author:

http://www.twitter.com/avisdjamal

Post a Comment

Switch to our mobile site