Manufacturing Planning & Control System Improving your scheduling for better customer service

Manufacturing Planning & Control System
Improving your scheduling for better customer service

Hotel Goodway, Batam  | Tanggal ; Cooming Soons 


 

Dalam meyeimbangkan demand market dan supply (produksi, material, logistic) sering terjadi konflik dalam perusahaan. Masing-masing divisi memiliki sasaran yang berbeda. Sales & marketing tentunya ingin memuaskan customer dengan menyediakan segala rupa stock barang yang akan meningkatkan biaya inventory. Produksi ingin long run production dengan meminimalkan change over, agar utilisasi mesin tetap tinggi, production cost rendah, yang akibatnya biaya inventory membengkak tapi service level customer tidak 100% dipenuhi. Finance ingin meminimalkan biaya inventory sambil menjaga utilisasi kapasitas tetap tinggi.

Bagaimana mengatasi masalah ini dalam manufacturing? Diperlukan proses Manufacturing planning yang matang yang akan menyeimbangkan demand dan supply dan tetap fokus pada customer

 

Dalam pelatihan ini peserta akan diajak untuk memahami bagaimana merencanakan bisnis agar dapat memuaskan customer sesuai dengan supply/kapasitas
Pelatihan ini sangat penting bagi:

  • Supply chain manager
  • Manufacturing Manager
  • Production Planner
  • Material Manager
  • Material controller
  • Master scheduler
  • Demand planner
  • Supply planner
  • Sales manager

 

Learning objective

  1. memahami proses perencanaan di manufacturing
  2. memahami struktur business planning
  3. memahami bagaimana menghubungkan business planning dengan tactical plan yaitu rencana sales & marketing
  4. memahami proses menyeimbangkan demand dan supply melalui Sales & operation planning
  5. menetapkan product family melalui demand planning
  6. forecasting dalam sales & operation plan
  7. menghitung kapasitas yang dibutuhkan melalui resource planning
  8. memahami bagaimana memecah production plan dalam product family menjadi jadwal produksi masing2 item/SKU
  9. proses membuat master production schedule (MPS)
  10. memahami proses menghitung rough cut capacity plan dalam memeriksa feasibility master production schedule
  11. memahami cara menghitung available to promise (ATP)

 

Agenda Pelatihan

Agenda
Hari pertama

  1. bagaimana hirarki planning dalam manufacturing dimulai dari business plan jangka panjang sampai
  2. master scheduling harian per individual item/SKU
  3. karakteristik beberapa jenis manufacturing: make to stock, make to order & assembly to order
  4. sales & operation planning (S&OP)sebagai proses menyeimbangkan demand & supply
  5. bagaimana mendapatkan demand planning dari masing2 SKU menjadi product family
  6. forecast apa yang dibutuhkan dalam menyusun demand planning
  7. latihan pyramid forecasting, menghitung forecast error, forecast bias & management forecast
  8. bagaimana menghitung kapasitas yang dibutuhkan melalui resource planning
  9. latihan menghitung resource planning
  10. production strategy dalam menyeimbangkan demand: level, chase & hybrid stragety
  11. latihan membuat sales & operation plan
  12. simulasi alternative plan untuk level, chase strategy dan financial impact
  13. peran ERP dalam sales & operation planning

Hari ke dua

  1. master scheduling proses memecah production plan menjadi jadwal masing2 SKU
  2. proses membuat master schedule, lot size, safety stock
  3. latihan membuat master production schedule (MPS)
  4. bagaimana menghitung rough cut capacity plan
  5. latihan menghitung rough cut capacity plan
  6. mengenal planning & demand time fence dalam master scheduling
  7. konsep avaialble to proimise (ATP) dalam berinteraksi dengan customer
  8. bagaimana mekanisme ATP
  9. menentukan time fence (batas perubahan) berdasarkan planning horizon

 

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan.

Workshop Leader:
Iwan Nova, MBA, CPIM, CSCP
Pengalaman 20 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University. Mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) dan CSCP (Certified Supply Chain Professional) yang dikeluarkan oleh APICS (Association for Operation Management – USA) pada tahun 2005. Certified APICS Instructor. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.
Rahmat Noviandi
S1 lulus dari Teknik Industri ITB dan S2 lulus dari MBA UGM dan saat ini masih mengejar CSCP (Certified Supply Chain Professional) yang dikeluarkan oleh APICS (Association for Operation Management – USA), diharapkan lulus di tahun 2012. Berpengalaman dalam bidang Operation Management di beberapa MNC companies seperti sector Power & Energy (Wartsila Indonesia), FMCG (PZ Cusson, SC Johnson Bayer (JHHP)), Pharmaceutical Distribution company (Dexa Medica Group, Pharmaniaga Malaysia Group), Electronic Manufacturing Company (Sanken Indonesia). Mengikuti berbagai training di dalam dan di luar negeri dan juga aktif memberikan training di bidang Operation Management. Area keahlian di bidang SCM, Purchasing Management, Transportation, Distribution, Export Import, Project Procurement, Project Logistics, QHSE

 

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

About the Author:

Post a Comment