Pandemic Preparedness (National Seminar): Memahami Ancaman Pandemi Influenza H1N1 di Tempat Kerja

Seminar Nasional:
Pandemic Preparedness: Memahami Ancaman Pandemi Influenza H1N1 di Tempat Kerja
Hotel Haris/Hotel Menara Peninsula, Jakarta | 24 November, 2009 | 09.00 – 16.30 | Rp 1.650.000,-

 

Deskripsi
Setelah melalui perdebatan yang sangat intens, WHO pada tanggal 11 Juni 2009 menyatakan dunia dalam status pandemi flu virus H1N1 atau lebih dikenal sebagai swine flu atau flu babi. Status pandemi merupakan status tertinggi dalam standar WHO terhadap proses penyebaran suatu penyakit menular. Dengan menyandang status pandemi, suatu virus penyakit tertentu secara resmi dinyatakan telah tersebar setidaknya di dua benua.

Tidak sampai sebulan kemudian, virus tersebut mulai masuk di beberapa kota di Indonesia yang celakanya, merupakan titik-titik utama pada jalur transportasi udara baik domestik maupun internasional. Kini tinggal menunggu waktu saja, virus H1N1 akan meluas ke seluruh penjuru tanah air.

Kasus flu babi (H1N1) ini memang pada umumnya masih tergolong penyakit yang tidak terlalu mematikan. Berdasarkan data WHO per tanggal 29 Juni 2009, terjadi 311 kematian dari 70.893 kasus positif flu babi atau sekitar 0.44% (dibanding dengan flu burung H5N1 yang mencapai 60%). Namun kini mulai dilaporkan adanya peningkatan keganasan virus H1N1.

Tingkat kematian akibat virus H1N1 mulai meningkat dan semakin cepat, diduga merupakan akibat aktifitas viral pneumonia. Pneumonia fatal akan terjadi, jika orang yang terinfeksi mengalami peradangan hebat sebagai akibat dari respon terhadap virus tersebut. Ini dapat dilihat pada kasus pandemi H1N1 tahun 1918. Pada waktu itu penderita mengalami viral pneumonia sangat cepat, yang mana mampu membunuh manusia dalam beberapa jam saja setelah pneumonia terjadi.

Bagi dunia bisnis, ancaman pandemi ini sangat mencemaskan. Jika sampai eksis di Indonesia, diperkirakan sekitar 40% karyawan tidak akan masuk kerja karena sakit atau merawat keluarganya yang sakit. Seluruh lini usaha akan terganggu, sehingga pandemic preparedness plan menjadi keharusan jika perusahaan bertekad survive di masa yang buruk tersebut. Untuk mengantisipasinya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor: SE.280/MEN/PPK-PNK3/VII/2009 tentang Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Pandemi Influenza Di Tempat Kerja.

Berangkat dari minimnya pemahaman Manajemen perusahaan-perusahaan di Indonesia tentang H1N1, diperlukan forum pembelajaran khusus sehingga mereka dapat memperoleh informasi komprehensif tentang ancaman tersebut.

TUJUAN SEMINAR

  1. Memberikan pemahaman kepada peserta tentang latar belakang terbitnya Surat Edaran Menakertrans No SE.280/MEN/PPK-PNK3/VII/2009 tentang Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Pandemi Influenza Di Tempat Kerja.
  2. Memberikan pemahaman kepada peserta tentang anatomi ancaman pandemi virus H1N1.
  3. Memberikan pemahaman bagi peserta tentang cara penyusunan Pandemic Preparedness Plan.

 

SPEAKERS

  • Haryoko R. Wirjosoetomo,
    • Risk Management Consultant. Fasilitator Nasional, Workshop Pandemic Preparedness Unicef – Komnas FBPI di Provinsi NTB, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Banten, Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Barat, NAD.
  • Putu Widhiantara,
    • Disaster Risk Management Consultant, Aviant Influenza Specialist.
  • M. Bey A.D. Sonata,
    • National Project Coordinator, Avian Influenza and the Workplace, ILO Jakarta.
  • M. Iqbalur Ramadhan C.P.,
    • Komnas FBPI.

 

SEMINAR METHOD

  1. Paparan materi
  2. Pemutaran film
  3. Diskusi interaktif

SEMINAR SYLLABUS

  1. Emerging Infection Disease : H1N1
  2. Rencana Strategis Pemerintah RI Dalam Memitigasi Ancaman H1N1
  3. Ancaman Virus H1N1 Terhadap Dunia Usaha
  4. Pandemic Preparedness Plan

 


Judul Seminar:

SEMINAR NASIONAL (24 November 2009):  Pandemic Preparedness Seminar : Memahami Ancaman Pandemi Influenza H1N1 di Tempat Kerja

Date

24 November, 2009,        09.00 – 16.30

Venue
Harris Hotel / Menara Peninsula Hotel

Investment/Person :

  • Full Fare  : Rp 1.650.000,
  • Early Bird : Rp 1.500.000,- (Paid 4 days Before 24 November 2009)
  • Group Price : Rp 4.200.000,- (3 or more participants from the same company)


Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

About the Author:

Post a Comment