Train The Trainers

Train The Trainer
Videa Learning Café, Pulomas Jakarta | Rabu, 01 Juni 2011 | 08.30-17.00 | Rp. 1.350.000/peserta

Why TTT?

Mengapa supervisor harus melatih? Peran supervisor dan manajer telah mengalami perluasan tidak hanya sebagai pemimpin saja tetapi juga sebagai coach dan internal trainer. Peran internal trainer terbukti efektif dalam membangun kemampuan belajar dan semangat belajar serta memelihara kompetensi yang disyaratkan oleh perusahaan, pelanggan dan pihak yang berkepentingan lainnya.

TTT didisain khusus bagi para kepala seksi, supervisor dan manajer perusahaan yang akan dan baru memasuki dunia pelatihan. TTT memperlengkapi mereka dengan wawasan pentingnya pelatihan, pentingnya mengetahui kebutuhan pelatihan dan program pengembangan lainnya dan membekali dengan ketrampilan menyajikan pelatihan dengan berbagai metode-salah satunya adalah metode experiential learning.

Komponen pembelajaran termasuk didalamnya 13 standar kompetensi trainer yang diakui oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia (sudah dibakukan oleh BNSP Badan Nasional Standarisasi Profesi)—juga standar International ISO 10015 dan ISO 9001:2008 (Training Management)

Experiential Learning (EXL), Quantum Learning

Mengapa peserta pada training ini perlu memahami experiential learning?

Belajar cara EXL adalah belajar dengan melakukan-dengan berbartisipasi secara aktif. Experiential Learning adalah pembelajaran praktik langsung—dengan bereksperimen, mencoba berbagai pendekatan, menemukan apa yang sesuai untuk peserta dengan melakukannya sendiri, cara ini memungkinkan peserta mengalami, menemukan pada tingkat fisik, emosi dan intelektual.

Melalui penggunaan teknik Quantum Learning, peserta menggunakan multi-channel sensor untuk meresap dan menerima informasi untuk diolah otak. Ketika peserta mengalami dan menemukan manfaat melalui multi-channel sensor, itulah belajar cara experiential learning.

Belajar adalah berkreasi

Harus kita sadari bahwa pembelajaran berasal dari keterlibatan aktif dan penuh seorang pembelajar dengan pelajaran, dan bukan dari mendengarkan presentasi. Belajar adalah menciptakan pengetahuan, bukan menelan informasi. Presentasi diadakan semata-mata untuk mengawali proses belajar dan bukan untuk dijadikan fokus utama.

Pada pelatihan ini, Fasilitator juga akan menyajikan fakta-fakta mengapa selama ini belajar tidak dijalankan semestinya sehingga training dianggap sebagai sesuatu yang menghabis-habiskan uang.

Belajar adalah proses

Pelatihan menjadi efektif apabila diperlakukan sebagai suatu proses yang tak berujung. Oleh karena itu, organisasi yang masih mengganggap pelatihan sebagai sebuah event–pelatihan hanya akan menghabiskan sumberdaya finansial, dan pada akhirnya dirasa tidak bermanfaat.

Pelatihan ini memfasilitasi peserta untuk membuat alat evaluasi keefektifan pelatihan dan ketrampilan membuat atau merancang lingkungan belajar setelah pelatihan.

Manfaat mengikuti pelatihan ini

Program ini memberikan beberapa manfaat yang siknifikans kepada setiap pesertanya, manfaat-manfaat tersebut antara lain,

  1. peserta memahami arti dan proses belajar
  2. peserta mampu mengenali kebutuhan belajar bawahan terhadap kondisi organisasi, termasuk menggunakan beberapa alat assessments
  3. peserta paham fungsi internal trainer Perusahaan
  4. peserta paham bagaimana orang dewasa belajar dan paham bahwa training adalah suatu proses yang tak berujung
  5. peserta menguasai beberapa teknik penting penyajian pelatihan dan memiliki keperpercaya diri (self esteem)
  6. peserta bisa membuat rencana pembelajar berbasis peserta aktif dan kreatif
  7. peserta mampu menciptakan suasana nyaman dan semangat dalam kelas pelatihan, termasuk didalamnya memanfaatkan game untuk mempercepat penerimaan.
    Peserta dapat melakukan evaluasi keefektifan pelatihan termasuk menggunakan beberapa alat evaluasi
  8. peserta mampu menggunakan teknologi pembelajaran terkini, misalnya neuro linguistic programming, experiential learning, contectual learning and teaching, accelerated learning, creativity in teaching dan multimedia presentation

 

Teknik ini memampukan trainer,

  1. membangun connectedness dan rapport dengan peserta—sesuatu yang penting dilakukan di sesi awal training;
  2. merubah informasi menjadi suatu realitas dalam pikiran,
  3. mendisain pelatihan berbasis cara kerja otak
  4. peserta mendapat kesempatan berpraktik mengajar dan mendapat bermacam feedback dari fasilitator, peserta dan dari perusahaan yang mengirim
  5. Peserta mampu merancang bahan presentasi yang animatif dan bersuara menggunakan MS Powerpint 2007-2010

Garis Besar Program

  • Asas dan Proses belajar (HHH)
  • Learning Needs Analysis (Analisa Kebutuhan Belajar)
  • Merancang Lesson Plan
  • Teknik penyampaian konvensional
  • Teknik penyampaian yang kreatif ala Quantum (NLP)
  • Membangun Rapport dengan audience 1
  • Permainan Pelatihan, Icebreakers, Energizers
  • Hipnoflip
  • Menangani pertanyaan
  • Membuat Energizers (SWIM)
  • Canggih dengan MS Powerpoint!
  • mendisain program training singkat

Metode Pelatihan

  • Simulasi
  • Praktik langsung (experiential, quantum dan Creativity)
  • Audio-video feedback

Setelah berlatih pada setiap program, setiap peserta diwajibkan membuat program pelatihan (berkoordinasi dengan Training manager perusahaan), setiap peserta menerima training log book yang berisi formulir training plan, lesson plan,  evaluasi/feedback dan formulir terkait lainnya.

Selama mengikuti program pelatihan, peserta dapat menghubungi failitator setiap kali menemui kendala di dalam atau di luar kelas. Setiap kendala atau permasalahan direkam oleh Fasilitator untuk menjadi bahan pelatihan berikutnya.

Investasi

Biaya pelatihan Rp. 1.350.000/peserta

 

Fasilitator (s)

Fasilitator Utama: Ady A Subagya

Sebelum independen, Ady bekerja di Mercedes Benz Indonesia dan Siemens Lightings Indonesia dengan pengalaman dibidang  pelatihan dan pengelolaan sistem manajemen.

Materi pelatihan pengembangan pelatih yang dirancangnya berjudul Accelerated Learning, Creativity for Training, Training Visualization, Sizzling PowerPoint, Mental Fitness (Juggling 3 Balls) 20 Games Trainers Must Modify and Play, Train The Trainers, Training Undercover, Audio&Video Training with Anne&Vinny, Magically Yours, Plays and Magics dan Elearning With Powerpoint.

Pelatihan tersebut sudah disajikan secara in-house di:

Mercedes Benz (Daimler Chrysler), Kelompok Kompas Gramedia, Pos Indonesia, Indosat, Berca Hardaya Perkasa, Aisin Indonesia, Multibintang Indonesia, Mandom Indonesia, United Tractors, Firstmedia Tbk, Bakrie Telecom, Garuda Indonesia, Smart Tbk, Boehringer Engelheim, BRI, BNI

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

About the Author:

Post a Comment