By June 23, 2017 0 Comments Read More →

RETURN ON TRAINING INVESTMENT

RETURN ON TRAINING INVESTMENT

Pusdiklat Bulog, Jakarta | 22 – 23 Agustus 2017 | Rp. 3.750.000

 

Deskripsi

Pengembangan SDM merupakan usaha menghilangkan terjadinya kesenjangan (gap) antara kemampuan yang dimiliki seseorang tenaga kerja dengan target kerja yang dikehendaki organisasi. Usaha tersebut dilakukan melalui peningkatan kemampuan kerja yang dimiliki tenaga kerja dengan cara menambah pengetahuan dan keterampilannya. Oleh karena itu pendidikan dan pelatihan bagi karyawan sangat penting untuk mengembangkan kapabilitas karyawan sehingga target pekerjaan dapat dicapai.

Pelatihan merupakan proses belajar mengajar dengan mempergunakan teknik dan metoda tertentu untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja seseorang. Pelatihan memberikan para karyawan pengetahuan yang spesifik dan dapat diketahui

Perusahaan perlu mengetahui sejauhmana kontribusi training yang dilaksanakan terhadap perusahaan/ peningkatan kinerja SDM maupun perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu harus dilakukan evaluasi untuk mengukur sejauhmana efektivitas training terhadap tujuan yang ingin dicapai. Donald L. Kirkpatrick (1998) mengatakan bahwa evaluasi suatu training adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan training  dan evaluasi tersebut merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar training secara keseluruhan dapat berlangsung secara efektif.

Kirkpatrick menggagas model evaluasi program pelatihan pada tahun 1957, dan sampai sekarang termasuk model yang paling sering digunakan di berbagai negara. Beliau merumuskan bahwa evaluasi program pelatihan dapat diklasifikasikan menjadi empat level, yaitu :

  1. Level I             : Reaction
  2. Level II           : Learning
  3. Level III          : Behavior
  4. Level IV          : Result

Kaitan keempat level tersebut sebagai berikut: suatu pelatihan akan berhasil bila di-respons positif oleh peserta pelatihan (reaction level), bila respons positif maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik (learning level), bila proses belajar mengajar berjalan dengan baik maka akan menghasilkan perubahan behavior berupa skill, knowledge dan attitude (behavior level), bila behavior terjadi perubahan positif maka akan menghasilkan kinerja yang lebih baik setelah mengikuti pelatihan (result level).

Evaluasi program pelatihan ditinjau dari aspek financial (yang populer disebut RoTI) digagas oleh Jack Phillips pada tahun 2000. Model ini merupakan penyempurnaan dari Kirkpatrick Model, sehingga dapat dikatakan bahwa RoTI merupakan level V dari Kirkpatrick Model.

Pada perhitungan RoTI diperlukan data-data biaya program pelatihan (training cost), mulai desain, penyelenggaraan dan evaluasi itu sendiri. Kemudian menghitung benefit sebuah program pelatihan setelah para alumni kembali ke tempat kerja. Penghitungan ini dilakukan dengan membuat konversi ke nilai uang (converting to monetary value)

Selanjutnya dibandingkan nilai total benefit dan total training cost, maka akan diperoleh nilai pengembalian investasi suatu program pelatihan (RoTI).

Tujuan

Peserta dapat memahami  langkah langkah dalam menghitung Return On Training Investment dari Training yang diselenggarakan oleh perusahaan

 

 

MATERI TRAINING RETURN ON TRAINING INVESTMENT

  1. Introduction and Rationale
    a.    Review of training cycle  (Kirkpatrick & Wade)
    b.    Need for training evaluation
  2.  Principles and Characteristics of an Evaluation
  3. Four Levels of Evaluation
    a.    Reaction: Customer satisfaction
    b.    Learning: Level of skill or knowledge
    c.    Behavior: Application of learning
    d.    Results: Pay-off or return on training investment
    e.    Practicum: Design of reaction and behavior evaluation instruments
  1.  Measurement of Business-Focused Results
    a.    Kinds of results
    b.    Measurement of organizational impact
    c.    Selecting impact measurements
    d.    Calculating ROTI
  • How do I collect ROTI data and create the ROTI report?
  • Why calculate ROTI?
  • When should ROTI be calculated?
  • Over what time period should ROTI be calculated?
  • What is the ‘Payback Period’?

 

Peserta

Program ini dirancang untuk spesialis pengembangan pelatihan  dan organisasi, manajer dan supervisor pelatihan, manajer dan supervisor yang terlibat langsung dalam pengembangan staf dan / unit, dan orang-orang non-HR yang perlu belajar dan memahami fungsi dan proses pelatihan.

 Trainer

Abisetyo Widodo

Metode       

Presentasi, Diskusi , Brainstorming,Praktek

 

 
Tempat Training

Pusdiklat Bulog (Sebelah hotel Gran Melia, Kuningan) Jakarta

 

Harga  :

Rp.3,750,000

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

About the Author:

http://www.twitter.com/avisdjamal

Post a Comment